Wow, Inilah Kota Yang Hanya Dihuni Oleh Satu Orang

Wow, Inilah Kota Yang Hanya Dihuni Oleh Satu Orang

Pada umumnya kota adalah daerah yang luas tentunya banyak penduduk yang terdapat di kota tersebut. Kota yang juga memiliki banyak bangunan yang mengakibatkan rumah satu sama rumah yang lain terlalu rapat atau bahkan bangunan rumahnya pun gempet seperti yang kita lihat disekitar kita. Dalam keadaan demikian, permasalahan kota menjadi sangat kompleks. Tapi di dunia ini ada juga yah kota yang penghuninya hanya satu orang saja. Padahal yang kita tau manusia itu adalah makhluk individu yang saling membutuhkan satu sama lain dan saling tolong menolong.

Makanya manusia tidak bisa hidup hanya sendirian tanpa bergantung pada orang lain. Namun apa jadinya jika ada sebuah kota yang hanya dihuni oleh satu penduduk saja? apakah dapat hidup tanpa ada campur tangan orang lain? huuff, kebayang gak sih? Aneh tapi nyata. Nyatanya di dunia ini ada beberapa kota yang hanya memiliki satu penduduk. Dalam kata lain, orang yang menghuni kota tersebut adalah walikotanya sekaligus penduduknya. Namun entah bagaimana orang yang menghuni kota-kota tersebut bisa hidup sendirian tanpa melakukan sosialiasi dengan orang lain.

Penasaran dengan kisahnya? Berikut deretan kota yang hanya memiliki satu orang penduduk. Bukan berati hal tersebut adalah suatu yang tidak mungkin. Seperti ke unikan di beberapa kota yang hanya di tempati satu penghuni. Inilah ulasannya

Tomioka – Jepang

Jepang juga ternyata memiliki kota yang hanya memiliki satu penghuni yaitu wilayah Tomioka. Kota ini tepatnya berada di zona terlarang dengan dikelilingi oleh pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima. Naoto Matsumura (54) adalah satu-satunya warga Tomioka, Jepang. PLTN itu dihantam gempa dan tsunami susulan pada 11 Maret 2011. Melelehnya PLTN menyebabkan kontaminasi kadar tinggi ke daerah sekitarnya sehingga memaksa evakuasi ratusan ribu penduduk. Kawasan paling terkontaminasi dalam radius 20 kilometer sekitar PLTN masih menjadi daerah terlarang. Naoto Matsumura menjadi penduduk tunggal kota yang dulunya berpenduduk kurang lebih 16 ribu orang itu.

Kota ini mulai ditinggalkan setelah terjadi bencana tsunami. Yang dulunya memiliki penduduk kurang lebih 16 ribu jiwa. Namun lama kelamaan semua penduduk disini pada pindah karena dinyatakan banyak hantunya. Dulunya ia termasuk dalam rombongan ribuan orang yang mengungsi, tapi kemudian kembali untuk merawat tanah, hewan terlantar, dan bahkan pemakaman setempat. Ia melihat kehadirannya sebagai suatu tugas. Kota ini juga sering disebut kota berhatu namun ternyata kota ini memiliki seorang penghuni yaitu Naoto Matsumura.

Jordan River – Kanada

Sebuah kota kecil yang terletak di pinggir pantai ini bernama Jordan River, kawasan ini sering sekali terjadi gempa oleh karena itu wilayah ini tidak diminati untuk menjadi kawasan tempat tinggal. Dulunya Jordan River ini seperti kota kota lainnya. punya banyak penduduk dan menjadi daya tarik bagi para wisatawan untuk datang berkunjung ke pantai nya. Namun kondisi yang sekarang sangat berbeda dengan dulu. Sekarang kota Jordan River ini hanya di huni oleh satu orang, yang bernama Huge Pite.

Hugh Pite, pria yang berusia 72 tahun ini lebih memilih untuk tinggal sendirian di kota tersebut. Pria ini berbeda dengan orang lain yang lebih memilih untuk tinggal di kota yang ramai atau yang banyak penduduknya, dia malah memilih untuk tinggal di kota yang sepi bahkan yang tidak berpenghuni. Dekat pantai dan wilayahnya sejuk. Seharusnya kota ini dihuni banyak orang karena daya tariknya. Jordan River dalah wilayah yang sering dikenal mengalami gempa bumi dan banjir yang sering melanda kota tersebut.

Begitu ada gempa, biasanya langsung disertai dengan banjir karena air laut pasang. Selain itu, tingkat pencemaran air laut disini juga tinggi. Karena hal hal tersebut lah, pemerintah setempat memutuskan untuk mengosongkan Jordan River. Satu persatu semua keluarga meningalkan kota ini. hanya Hugh Pite sajalah yang menolak untuk pergi. Sehingga di usianya yang sudah 70 tahun ia hanya tinggal sendiri di kota ini. meskipun sudah di peringatkan bahaya tinggal di wilayah tersebut sang kakek tetap bersikukuh.

Monowi – Nebraska

Kota ini mulai dibangun pada tahu 1902. Ketika itu sebuah jalan akan di buat melintasi wiayah Monowi yang dalam bahasa penduduk asli Amerika berarti bunga ini. Daftar kota pertama yang hanya dihuni oleh satu orang saja yaitu Monowi yang terletak di negara bagian Nebraska, Amerika Serikat. Monowi yang cocok disebut sebuah desa ini hanya memiliki satu kepala desa yang sekaligus satu-satunya penduduk di sana. Pada tahun 1930 an, dulunya penduduk kota Monowi ini mencapai puncak tertinggi. Saat itu total ada 150 orang yang tinggal di sana.

Namun seiring berjalannya waktu, para anak muda tidak betah tinggal di kota kecil. Mereka lebih senang pergi ke kota kota besar. Alasannya sederhana, di kota kota besar, lapangan pekerjaan lebih banyak tersedia. Berangsur angsur, orang yang tinggal di kota Monowi ini pun berkurang. Pada tahun 2002, ketika diadakan sensus oleh pemerintah, penduduk di kota Monowi tersebut tinggal dua orang saja. Yaitu sepasang suami istri bernama Rudy dan Elsie Eiler. Ketika Rudy meningggal pada tahun 2004, maka Elsie merupakan satu satunya penghuni.

Karena tinggal sendiri maka dia menjadi semacam camat lah bagi kotanya tersebut. Ia yang mengurus semua kota. Termasuk merencanakan pembuatan jalan baru tiap tahun agar bantuan dana dari pemerintah tetap mengalir. Di kota kecil yang ia tinggali sendiri tersebut, ia juga mengelola sebuah perpustakaan berisi 5000 koleksi buku. Karena kegigihannya tersebut perpustakaan elsie pernah masuk dalam sorotan kamera media elektronik. Perempuan yang pemberani ya, tidak takut tinggal sendiri di kota yang jauh dari keramaian.

Orang tersebut adalah Elsie Eiler, seorang wanita berusia 77 tahun yang tinggal di sebuah rumah kayu yang ia jadikan sebagai warung dan perpustakaan. Sebelumnya ia tinggal berdua bersama sang suami, namun pada tahun 2004 sang suami meninggal dunia dan dari saat itulah Eiler hidup sebatang kara. Elsie Eiler adalah orang yang paling dihormati di Monowi, Nebraska, Amerika Serikat. Ia juga adalah yang terpandai, terkaya, tercantik, termuda, dan tertua. Hingga 2000, kota kecil itu memiliki 2 penduduk, yaitu Eiler dan suaminya. Suaminya, Rudy, meninggal pada 2004.

Villa Epechuen – Argentina

Dulunya kota ini merupakan destinasi wisata favorit hingga memiliki jumlah penduduk sekitar 5.000 penduduk. Pertama dihuni pada tahun 1880 an. Namun pada tahun 1985-an, terjadi perubahan iklim di wilayah Villa Epechuen ini. Curah hujan mendadak tinggi. Permukaan air danau naik dan merendam kota tersebut. karena itu banyak penduduk yang terpaksa pergi meninggalkan rumahnya. Kedalaman air yang menggenangi danau mencapai 10 meter. Kota ini berada di pinggir danau. Danau tersebut bernama danau Epechuen. Hampir seperti danau mati, kadar garam di danau Epechuen ini juga sangat tingi.

Karena berada di dekat danau, wilayah ini menjadi tempat kunjungan wisata. Banyak hotel-hotel serta fasilitas umum yang dibangun. Ajaibnya, pada tahun 2009, permukaan air yang menggenangi kota mulai surut lagi. Kota yang awalnya terendam menjadi ada lagi. Tentu saja wujudnya sudah seperti kota mati. namun ada 1 orang yang kembali ke kota mati tersebut. namanya adalah pablo Novak. Ia kemudian menjadi satu satunya warga yang tinggal di kota Villa Epechuen.

Di kota ini juga terdapat banyak hotel, toko hingga sebuah museum. Namun sayangnya pada tahun 1985 wilayah ini terkena bencana banjir bandang sehingga semua penduduk mengungsi karena seluruh wilayah tersebut hampir tenggelam. Kota tersebut menjadi seperti kota mati. Tidak ada satupun penduduk yang kembali kecuali Pablo Novak, pria berusia 81 tahun yang memilih kembali dan hidup sendiri di kota ini.

Bufford Wyoming

Seperti kota-kota kecil lainnya, dulunya Bufford ini di bangun sebagai tempat tinggal para pekerja yang sedang membangun jalan rel kereta api. Pada tahun 1900 an, ada sekitar 2000 orang yang tinggal di bufford Wyoming ini. Namun rupanya orang-orang mudanya juga tidak tertarik hidup di kota kecil. Phindeli Town Buford adalah sebuah komunitas di Albany County, Wyoming, dan terletak pada ketinggian 2.400 meter di atas permukaan laut, di antara Laramie dan Cheyenne di Interstate 80. Kota tersebut merupakan perhentian tertinggi sepanjang jalur Transcontinental Railroad.

Mereka satu persatu hijrah ke kota kota besar di sekitarnya menyisakan beberapa orang saja. Orang terakhir yang tinggal di Buffotd ini adalah Don Sammon. Sewaktu tinggal di Bufford ini si Don Sammon sempat membuka semacam swalayan dan berbagai usaha lainnya untuk memenuhi kebutuhan orang yang melintas ke sana. Namun di tahun 2013 ia berniat meninggalkan kota tersebut. Kota itu dulunya bernama Buford, demi menghormati Mayor Jenderal John Buford, perwira kavaleri Union yang bertempur dalam Perang Sipil.

Karena mau pindah, maka si Don Sammon ini akhirnya melakukan lelang penjualan kota Bufford tersebut. Ternyata kota tersebut laku dan di beli oleh orang vietnam dengan harga $900 ribu dolar. Meskipun kota dengan 1 penduduk, Bufford ini memiliki kode pos sendiri lho. Kota ini juga menjadi kota dengan ketinggian tempat paling tinggi yang di huni oleh manusia. Ketinggian tempat bufford ini mencapai 8000 meter di atas permukana laut. Oleh si pembeli asal vietnam, Bufford akan di jadikan pusat kopi di amerika serikat.

Hingga 2013, kota ini hanya dihuni oleh 1 orang saja, yaitu Don Sammons yang pindah ke sana pada 1980 bersama istri dan putranya. Pada 1992 ia membeli kota itu. Istrinya meninggal pada 1995 dan putranya pindah pada 2007. Pada 5 April 2012, kota berisi toko kelontong, stasiun bensin, dan rumah modular itu dijual dengan harga US$ 900 ribu kepada dua orang dari Vietnam yang salah satunya bernama Phạm Đình Nguyên. Pemilik baru mengganti namanya menjadi PhinDeli Town Buford. Namun demikian, alamat pos masih menggunakan nama lama.

Itulah beberapa kesimpulan mengenai kota yang hanya berpenghuni satu orang saja. Tapi dulu kota ini sama dengan kota-kota yang sekarang kita tempati yang memiliki banyak penghuni. Karena bencana dan lain-lain yang membuat peduduknya pindah ke kota lain yang mungkin lebih aman dari kota tersebut. Dan sekarang hanya tinggal satu orang saja.

Sungguh mengagumkan orang-orang yang tinggal sendiri di kota sunyi tersebut. Berani hidup sendirian di dalam kesunyian kota. Gimana dengan kalian? apakah kalian berani hidup sendirian tanpa ada orang lain, hanya kalian ajah yang tinggal di kota tersebut. Sialnya Indonesia kan penduduknya padat. Ada tanah kosong tak bertuan sedikit saja, langsung jadi rebutan.