Penyebab Rambut Rontok Dan Cara Mengatasinya

Penyebab Rambut Rontok Dan Cara Mengatasinya

Pada umumnya seluruh wanita selalu mendambakan rambut yang indah yang membuat mereka selalu percaya diri. Hormon yang diduga berperan dalam proses perontokan rambut adalah dihydrotestosterone (DHT). Hormon ini dihasilkan oleh hormon progesteron. DHT akan menyebabkan folikel rambut menyusut sehingga lama kelamaan rambut akan rontok. Tapi masalah kerontokan rambut sekarang ini sudah tidak jarang lagi atau sedikit yang mengalami hal seperti itu. Kondisi rambut rontok bisa membuat percaya diri jadi ikutan rontok apalagi dikalangan wanita remaja.

Pada dasarnya wanita diseluruh dunia selalu ingin tampil cantik sempurna disetiap keadaan atau kesempatan, apalagi dikalangan remaja yang selalu mereka dambakan adalah ingin memiliki rambut yang indah berkilau serta lebat. Bentuk kerontokan yang berbeda akan terjadi pada wanita. Kerontokan akibat hormon pada wanita akan terjadi di seluruh bagian rambut, tidak terpusat di daerah tertentu saja. Kerontokan pada wanita juga jarang sekali menimbulkan penipisan rambut di bagian-bagian tertentu.

Berbeda dengan usia lainnya, penyebab rambut rontok kerena berpengaruh terhadap faktor usia mereka. Pola kerontokan rambut akibat hormon dikenal dengan istilah medis sebagai alopesia androgenik. Kerontokan ini biasanya terjadi pada pria berusia di atas 50 tahun atau pada wanita setelah melewati masa menopause. Lain halnya dengan yang dialami wanita remaja. Masalah ini cukup menyita perhatian khususnya para wanita, maka dari itu tidak heran banyak sekali produk-produk shampo yang menawarkan perawatan rambut untuk mengatasi rambut rontok.

Penyebab Rambut Rontok

1. Nutrisi buruk

Banyak wanita remaja yang tidak sadar, nutrisi berperan sangat penting terhadap kekuatan rambut. Bila asupan nutrisi buruk, tak heran membuat rambut menjadi rontok. Rambut sangat membutuhkan nutrisi untuk pertumbuhan rambut supaya rambut lebih kuat. Pada sebagian besar kasus, rambut rontok yang terjadi pada anak perempuan dikarena kurangnya asupan nutrisi yang tidak tepat. Ini sangat penting untuk dilakukan kalau ingin rambut sehat dan tidak rontok. Karena rambut adalah salah satu keindahan yang dimiliki oleh seorang wanita.

Jangan terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat. Bila terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat dan lemak tapi minim buah dan sayuran itu yang akan membuat rambut jadi mudah rontok. Di dalam buah dan sayuran terdapat vitamin dan mineral yang penting untuk sebagai kekuatan rambut. Jadi, kalau asupan nutrisi buruk maka tak heran rambut mengalami kerontokan.

2. Perubahan Hormon

Saat tumbuh remaja atau yang disebut dengan pubertas, akan terjadi perubahan hormon di tubuh wanita remaja. Gelombang hormon selama masa remaja bisa menjadi alasan dibalik rontoknya rambut. Gadis-gadis remaja dapat mengembangkan ovarium polikistik, yang pada gilirannya dapat menyebabkan rambut rontok. Perubahan ini memengaruhi emosi, kebiasaan makan, dan pertumbuhan rambut. Selain itu ternyata emosi juga berpengaruh terhadap kerontokan rambut. Karena saat kita emosi itu lebih rentan terhadap kepala.

Kerontokan dapat terjadi ketika seseorang tertekan atau mengalami stres yang berlebihan. Saat seseorang stres maka yang akan terjadi adalah otot syaraf yang ada di kepala menegang. Menegangnya otot syaraf pada kepala ini dapat menyebabkan akar syaraf rambut melemah. Pada saat akar syaraf rambut lemah maka dapat terjadi kerontokan. Saat kepala kita panas maka rambut tersebut akan mempengaruhi terjadinya kerontokan yang tidak diinginkan. Remaja dengan ketidakseimbangan androgen juga dapat mengalami kerontokan rambut.

Salah satu hormon yang berpengaruh terhadap pertumbuhan rambut adalah dihydrotestosterone (DHT). Juga bila hormon DHT itu sedang tidak seimbang bisa membuat rambut wanita remaja jadi mudah rontok. Bila hormon DHT sedang tidak seimbang bisa membuat rambut remaja perempuan jadi mudah rontok. Rambut rontok bisa terjadi karena gangguan hormon Alopesia Androgenetik. Hormon ini merupakan penyebab kebotakan yang paling banyak terjadi, dengan persentase sebesar 70% pada pria dan 40% pada wanita.

Kebotakan karena hormon ini merupakan salah satu penyakit keturunan yang disebabkan oleh peningkatan sensitivitas genetik dari folikel rambut terhadap dihydrotestosterone (DHT). Namun kerontokkan jenis ini tidak bersifat permanen yang artinya rambut akan tumbuh kembali setelah satu tahun. Ada beberapa penyakit yang dapat menyebabkan alopesia areata ini seperti diabetes, anemia penyakit tiroid, vitiligo dan persinius. Selain itu penyebab kerontokan pada wanita biasanya pada saat memasuki masa monopouse, masa kehamilan serta pengaruh penggunaan alat kontrasepsi.

3. Masalah medis serius atau penggunaan zat kimia

Terkadang, banyak kasus masalah rambut rontok parah bisa terjadi dikarenakan masalah medis yang serius. Pada beberapa kasus, kerontokan rambut terjadi bila mengalami infeksi kulit kepala, gangguan tiroid atau kelainan pada kulit kepala. Rambut rontok dapat terjadi karena obat resep alergi atau kerusakan pada protein yang disebut keratin rambut. Jadi kalau makai perawatan yang di kasih para medis belum tentu bagus untuk rambut kita. Kadang itu yang malah buat rambut kita jadi rontok.

Dalam banyak kasus, rambut rontok dengan kondisi medis serius biasanya juga diikuti dengan gejala kulit kepala meradang ataupun tubuh anak mudah lelah. Karena obat yang dikasih untuk rambut tersebut membuat kepala panas bahkan membuat rambut makin tipis apalagi obatnya tidak sesuai dengan kepala atau rambut kita. Lama kelamaan rambut itu pun mengalami kerusakan. Dalam banyak kasus, rambut rontok dengan kondisi medis serius biasanya diikuti dengan gejala kulit kepala meradang ataupun tubuh anak mudah lelah.

Rambut yang terlalu sering menjalani proses kimia di salon juga lebih rentan mengalami kerontokan. Sering mewarnai rambut dan meluruskannya secara permanen membuat batang rambut menjadi lebih rentan patah. Selain itu zat kimia yang digunakan pada proses pelurusan rambut (rebounding) juga tidak baik untuk pertumbuhan rambut dalam jangka panjang. Terlebih proses pendiaman rambut selama 30 menit saat pelurusan rambut ini memperparah kerontokan yang akan dialami oleh rambut.

4. Jarang keramas dan penataan rambut berlebihan

Rambut rontok juga bisa disebabkan karna jarang keramas. Rambut akan menjadi berminyak dan juga lembab. Hal yang membuat rambut menjadi rontok, ketika adanya paparan sinar matahari yang membuat rambut bercampur dengan keringat. Hal tersebut dikarenakan dapat merusak folikel rambut, karena hal tersebut juga dapat menyebabkan rambut menjadi rontok. Kemudian rambut yang terdapat pada kulit kepala terserap oleh folikel rambut dan menyebabkan rambut menjadi lepek dan Selain itu, juga pada saat keramas usahakan jangan terlalu kencang menggosok kepala.

Perawatan rambut yang terlalu berlebih dan disertakan dengan penggunaan bahan kimia menjadi salah satu penyebab rambut rontok yang sering terjadi dan biasanya berakibat fatal. Penggunaan pewarnaan rambut yang terlalu sering apalagi dalam dosis yang berlebihan dapat memicu kerusakan rambut. Rambut rontok juga bisa disebabkan karena jarang keramas.. Selain itu, pada saat keramas usahakan jangan terlalu kencang menggosok kepala.

5. Pengaruh Gizi dan Vitamin

Penyebab rambut rontok parah selanjutnya bisa terjadi karena pengaruh gizi dan vitamin. Kulit kepala merupakan tempat dimana rambut tumbuh dan akar rambut menempel. Sehingga kesehatannya perlu dijaga dengan nutrisi yang cukup. Asupan gizi dan vitamin yang kurang menyebabkan rambut menjadi mudah rontok. Kerontokan yang terjadi karena helaian rambut yang tumbuh menipis dan menjadi mudah rapuh. Oleh karena itu, kalian harus memerhatiakan keseimbangan makanan yang kalian konsumsi dengan memperhatikan gizi serta vitamin penting agar masalah rambut rontok dapat teratasi dengan baik.

Cara Mengatasi Rambut Rontok

Mengatasi rambut rontok tidaklah sesusah atau serumit yang kita bayangkan. Kamu bisa melakukannya diwaktu senggang saat dirumah. Selain itu, mengatasi rambut rontok dirumah itu lebih aman dan hemat biaya dari pada kamu harus mengeluarkan beratus-ratus ribu untuk sekali perawatan di salon dengan bahan yang kamu sendiri belum tahu pasti isi kandungannya.

Beberapa Cara Mengurangi Rambut Rontok dengan Mudah

1. Minyak Zaitun/Olive Oil

Cara menghilangkan rambut rontok yang pertama adalah menggunakan minyak zaitun. Kita semua tahu, olive oil atau minya zaitun memiliki banyak manfaat mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki bisa dimanfaatkan khasiatnya. Untuk mengobati rambut yang rontok dengan minyak zaitun caranya cukup mudah. Tuangkan minyak zaitun pada 1 sendok makan minimal 30 menit sebelum keramas, oleskan minyak zaitun dari akar sampai ujung rambut sambil memijat selama kurang lebih 2-4 menit secara perlahan.

2. Minyak Kemiri

Minyak inilah yang dimanfaatkan untuk mengatasi rambut rontok pada jaman dahulu hingga sekarang. Namun pada jaman sekarang, kita tidak perlu lagi ribet untuk mendapatkan minyak kemiri seperti dahulu. Menggunakan minyak kemiri untuk mengatasi rambut rontok bukanlah hal yang baru, sejak jaman dahulu kemiri sudah dimanfaatkan untuk membantu menyuburkan rambut. Pada biji kemiri mengandung 60-66% minyak. Untuk penggunaanya tidak sulit kamu cukup beberapa tetesan minyak kemiri ketelapak tangan, selanjutkan usapkan kepada seluruh rambut hingga akar rambut secara merata. Dan diamkan sekitar 1-2 jam sambil memberikan pijatan secara perlahan dikulit kepala.

3. Lidah Buaya

Tanaman yang satu ini sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Lidah buaya sudah sangat terkenal sekali manfaatnya untuk mengatasi rambut rontok. Cara penggunaannya pun sangat mudah. Kamu cukup mengambil 1 potong lidah buaya dan gunakan bagian dalamnya atau daging lidah buaya lalu oleskan pada rambut hingga merata. Diamkan sekitar 15-25 menit lalu kamu bisa membersihkan rambut dengan shampo dengan air bersih.

4. Bawang Putih

Selain untuk mencegah rambut rontok, bawang putih juga mampu untuk mengatasi rambut yang sudah terlanjur rontok karena bawang putih dipercaya dapat menghentikan kerontokan pada rambut baik yang parah sekalipun. Kandungan antibakteri yang terkandung pada bawang putih inilah yang berfungsi untuk memusnakan parasit serta dapat mengobati infeksi pada kepala. Selain itu kandungan sulfur pada bawang putih juga mampu memperlancar sirkulasi darah pada folikel rambut. Untuk hasil yang maksimal lakukan kebiasaan ini setiap hari sebelum keramas.

5. Santan Kelapa

Selain untuk mengkilaukan rambut, santan juga mampu untuk mengatasi rambut rontok. Cara penggunaannya kamu hanya perlu menyiapakan segelas atau bisa disesuaikan dengan kondisi ketebalan rambut. Lalu oleskan keseluruh permukaan rambut hingga mengenai kulit kepala hingga merata. Untuk hasil yang maksimal gunakan santan ini minimal 2 kali dalam seminggu.

6. Minyak Lavender

Minyak lavender adalah salah satu minyak aromaterapi yang memiliki berbagai manfaat untuk tubuh dan rambut kita. Minyak lavender dapat menghilangkan rasa gatal pada kulit kepala dan ketombe. Minyak lavender memiliki antiseptik yang sangat kuat yang berfungsi sebagai desinfektan untuk kulit kepala kita. Untuk mendapatkan manfaat minyak lavender sebagai obat rambut rontok adalah dengan cara meteteskan sekitar 10 tetes minyak lavender, kamu juga bisa menambahkan minyak esensial seperti minyak zaitun kedalamnya lalu oleskan ke kulit kepala hingga merata.

7. Jahe

Selain memberikan manfaat hangat dari dalam tubuh ternyata jahe juga bisa digunakan untuk kesuburan rambut. Kandungan Zingeron pada jahe inilah yang mampu membantu untuk mengatasi rambut rontok. Jahe berfungsi menstimulasi sel-sel rambut.

Inilah penyebab kerontokan rambut, serta cara mengatasinya. Gimana menurut kalian, apa kalian gak mau coba guys? jika ingin rambut cantik dan tidak rontok lakukan lah cara di atas. Semoga bermanfaat yahh….