Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat Bagi Kesehatan

Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat Bagi Kesehatan

Cabe merupakan tanaman terpopuler yang banyak digunakan oleh manusia. Apakah kamu tergolong orang pecinta masakan pedas? Ya masakan yang memiliki rasa pedas memang menggugah selera. Banyak orang percaya bahwa makanan yang pedas mampu menghilangkan stress yang sedang melanda. Namun, ada juga sebagian orang yang menganggap makanan pedas adalah sumber terciptanya sakit perut sehingga mereka cenderung menghindarinya.

Rasa pedas pada suatu masakan berasal dari penggunaan cabe sebagai bumbu pelengkap masakannya. Cabe ini memiliki jenis yang banyak, namun memiliki rasa pedas yang sama. Cabe ini biasanya digunakan untuk olahan bahan masakan, dan juga tambahan hidangan lainnya, bahkan juga sebagai santapan makanan.

Cabe, meski pedas banyak penggemarnya! Justru rasa pedasnya menimbulkan rasa ketagihan. Cabe juga banyak macamnya. Dari cabe rawit yang meski kecil tapi pedasnya luar biasa sampai paprika yang gendut bulat tapi rasa pedasnya tidak terlalu menggigit. Manfaat cabai sebenarnya cukup banyak dan sering tidak kita sadari. Cabe yang biasanya dijadikan sebagai penambah rasa pedas ternyata memiliki khasiat unik didalammnya. Dibalik sensasi pedasnya cabe, ternyata cabai juga memiliki zat yang bermanfaat untuk tubuh yaitu:

Mengandung Vitamin C

Banyak sekali yang tidak mengetahui bahwa cabai juga memiliki kandungan vitamin C, biasanya pula kandungan ini banyak terdapat pada buah–buahan seperti mangga, jeruk, lemon dan lainnya. Kandungan yang ada didalam cabe ini berkisar 170 mg, sedangkan pada buah jeruk memiliki kandungan vitamin C sekitar 69 mg. Jadi banyak yang menyarankan bari para peneliti untuk mengkonsumsi cabai ini dengan baik, hal ini bertujuan untuk melindungi tubuh tetap sehat.

Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Menurut peneliti mengatakan bahwa tanaman cabe memiliki kandungan capsaicin yang dapat melindungi serangan berbagai penyakit yang di timbulkan infeksi jamut, bakteri dan juga virus. Kandungan tersebut akan melawan dan juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga openyakit tidak terbebas masuk kedalam tubuh.

Selain itu, cabai juga memiliki kandungan antioksidan yang dapat membantu untuk meningkatkan sistem imun dan juga mencegah berbagai penyakit datang, serta juga mengatasi berbagai masalah penyakit didalam tubuh.

Mengatasi Hidung Tersumbat

Dengan mengkonsumsi cabe ini dengan olahan masakan atau dijadikan sebagai lalap makanan ternyata juga memiliki peran yang sangat penting untuk mengatasi hidung tersumbat. Kandungan capsaicin disini juga berperan untuk membantu mengatasi permasalah tersebut, dengan membantu melenturkan selapaut yang membuat hidung terseumbat.

Dengan adanya kondisi seperti ini akan mengundang berbagai macam penyakit datang mulai dari jamur, bakteri dan virus yang akan masuk kedalam tubuh.

Membantu Menghentikan Pendarahan

Ternyata tanaman cabai juga mampu menghentikan pendarahan yang disebabka benda tajam sehingga akan mengeluarkan darah. Menurut beberap ilmuan mengatakan bahwa dengan menempelkan atau melekatkan cabe dengan halus akan menghambat pendarahan pada permukaan kulit yang terkena benda tajam.

Setiap masakan bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Hasil penelitian itu juga menjelaskan, makanan pedas juga bisa menstabilkan kadar insulin dalam darah. Dalam takaran yang tidak berlebihan, makanan pedas bahkan bermanfaat untuk kesehatan lambung. Demikian hasil studi yang dilakukan tim peneliti dari Hungaria. Capsaicin bisa mengurangi asam lambung dan berfungsi sebagai antiinflamasi.

Penyembuh Luka dan Pereda Demam Tinggi

Bagi masyarakat dipedesaan tanaman cabe banyak digunakan sebagai penyembuh. Diantaranya dapat menyembuhkan luka dan daunnya dapat digunakan sebagai pereda demam tinggi.

Untuk penyembuh luka, cabe merah yang dikeringkan dan ditumbuk sampai halus bila ditaburkan pada luka dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Ini disebabkan karena adanya zat capsaicin pada cabe merah yang menghilangkan rasa sakit.

Sementara itu, daun pohon cabe juga dapat digunakan masyarakat dipedasaan untuk menurunkan demam. Caranya ambil segenggam daun cabai rawit, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan 1 sendok minyak selada dan campurkan kedua bahan ini sampai rata. Setelah itu tempelkan ramuan pada ubun-ubun atau dibalurkan pada seluruh badan.

Selimuti badan penderita dengan selimut yang tebal. Tak berapa lama, badan akan mengeluarkan keringat, sehingga panas badan akan menurun dengan cepat.

Berikut Manfaat Lain dari Cabe

  • Cabe dapat meredakan pilek dan hidung tersumbat karena capsaicin dapat mengencerkan lendir. Sehingga, lendir yang tersumbat dalam rongga hidung akan menjadi encer dan keluar. Akibatnya, hidung menjadi tidak tersumbat lagi. Ini berlaku pada sinusitis dan juga batuk berdahak
  • Cabe dapat memperkecil risiko terserang stroke, penyumbatan pembuluh darah, impotensi, dan jantung koroner. Karena, dengan mengkonsumsi capsaicin secara rutin darah akan tetap encer dan kerak lemak pada pembuluh darah tidak akan terbentuk. Sehingga, darah akan mengalir dengan lancar. Jadi, cabe juga berkhasiat mengurangi terjadinya penggumpalan darah (trombosis)
  • Sebagai antibiotik alami
  • Cabe dapat meringankan keluhan sakit kepala dan nyeri sendi. Karena, rasa pedas dan panas yang ditimbulkan capsaicin akan menghadang pengiriman sinyal rasa sakit dari pusat sistem saraf ke otak. Sehingga, rasa sakit tersebut akan berkurang, bahkan hilang
  • Cabe dapat meningkatkan nafsu makan pengkonsumsinya.Karena, capsaicin dapat merangsang produksi hormon endorphin, hormon yang mampu membangkitkan rasa nikmat dan kebahagiaan. Sehingga, nafsu makan menjadi bertambah.
  • Kandungan antioksidannya dapat digunakan untuk mengatasi ketidaksuburan (infertilitas), afrodisiak, dan memperlambat proses penuaan
  • Ekstrak buah cabai rawit mempunyai daya hambat terhadap pertumbuhan jamur Candida Albicans, yaitu jamur pada permukaan kulit
  • Untuk gangguan rematik dan frostbite (jari nyeri karena kedinginan)
  • Daunnya bisa digiling untuk dibalurkan di daerah yang sakit guna mengatasi sakit perut dan bisul
  • Mengobati perut kembung
  • Membantu pembakaran kalori hingga 25%
  • Memberikan kalsium dan fosfor bagi tubuh
  • Cabe menghasilkan vitamin C (lebih banyak daripada jeruk) dan provitamin A (lebih banyak daripada wortel) yang sangat diperlukan bagi tubuh.

Kadar mineralnya, terutama kalsium dan fosfor mengungguli ikan segar. Sebetulnya di antara jenis-jenis cabai lainnya, paprika merah memiliki kandungan vitamin C yang paling tinggi, hingga dua kali lipat.

Sementara kadar betakarotennya pun lebih unggul dibandingkan dengan paprika hijau, 9 kali lebih besar. Sebagian besar kandungan betakaroten paprika terkonsentrasi pada bagian di dekat kulit.

Apa sih yang membuat cabai terasa pedas sehingga menimbulkan sensasi tersendiri? Ternyata yang menjadi biang keladinya adalah zat yang disebut kapsaisin, yang tersimpan dalam ‘urat’ putih cabai, tempat melekatnya biji. Cabai juga mempunyai kemampuan untuk merangsang produksi hormon endorfin yang bertanggung jawab untuk membangkitkan sensasi kenikmatan.

Walau banyak manfaat yang bisa diambil dari mengkonsumsi cabe, namun dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi cabe secara berlebihan. Jadi tidak salah bila mulai menyisipkan makanan pedas dalam menu harian anda secara berkala. Konsumsilah cabai secukupnya, Semoga artikel ini bermanfaat.