Bahaya Minum Air Botol Yang Tersisa Di Botol

Bahaya Minum Air Botol Yang Tersisa Di Botol

Botol air di mobil Anda sangat berbahaya! Dapat menyebabkan kanker payudara. Telah diidentifikasikan sebagai penyebab paling umum tingkat tinggi dalam jaringan kanker payudara. Ahli onkologi Sheryl Crow mengatakan: wanita seharusnya tidak minum air kemasan yang telah ditinggalkan di dalam mobil. Panas bereaksi dengan bahan kimia dalam plastik botol yang melepaskan dioksin ke dalam air. Dioksin adalah racun yang semakin banyak ditemukan dalam jaringan kanker payudara. Jadi Harap hati-hati dan tidak minum air kemasan yang telah ditinggalkan di dalam mobil.

Kimia dioksin menyebabkan kanker, terutama kanker payudara. Dioksin sangat beracun bagi sel-sel dalam tubuh kita. Ini berbicara tentang dioksin dan seberapa buruk mereka bagi tubuh. Sebaiknya menggunakan kaca, seperti Pyrex atau wadah keramik untuk memanaskan makanan. Anda mendapatkan hasil yang sama, tetapi tanpa dioksin. Jadi, hal-hal seperti makan malam, sup instan dan lain-lain harus dihapus dari wadah yang terbuat dari bahan plastik dan dipanaskan dalam sesuatu yang lain. Panas dengan suhu yang tinggi menyebabkan racun dari bungkus plastik yang menghasilkan cairan racun dan menetes ke dalam makanan.

Hindari Pemakaian Berulang-ulang

Meninggalkan air kemasan di dalam mobil mati adalah suatu kesalahan dan sebaiknya air kemasan tersebut tidak diminum lagi. Sangat berbahaya minum air kemasan yang tertinggal di dalam mobil. Hal ini penting untuk dicatat, bahwa plastik yang digunakan untuk tempat air mineral cukup sekali pakai ajah. Botol air yang terbuat dari plastik dapat menimbulkan penyakit yang mengancaman kesehatan manusia.

Jenis lain seperti botol bayi, mainan plastik anak-anak dan botol air dapat digunakan kembali saat olahraga. Dalam hal ini yang dinyatakan adalah untuk botol plastik air yang dijual seperti botol aqua. Bahwa pencucian yang terkandung di dalam benda tersebut mengandung zat kimia. Studi yang telah dilakukan pada botol air minum ini menemukan bahan berbahaya yang rupanya bermigrasi dari plastik dan masuk ke dalam air.

Menimbulkan Kuman

Menurut Dr. Rolf Halden dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, konsumen menghadapi risiko yang jauh lebih besar dari potensi mikroba kontaminan terpapar dalam air botol yaitu kuman, ini terbuat dari bahan kimia. Untuk alasan itu, kebanyakan ahli menyarankan untuk tidak memakai lagi atau menggunakan kembali botol kosong tersebut. Itu juga harus dicatat bahwa plastik hanya dapat digunakan sekali saja dan tidak dapat digunakan berulang ulang. Ini juga untuk menjaga kesehatan tubuh kita.

Beberapa versi dari peringatan ini berisi klaim tambahan musisi Sheryl Crow diumumkan dalam penampilan di acara Ellen Degeneres TV bahwa dia punya kanker payudara akibat memakai botol plastik minuman secara berulang ulang. Meskipun benar, pertarungan terhadap kanker pada Degeneres menunjukkan lebih dari sekali agar tidak meminum air yang telah dipanaskan. Laporan terhadap memperingatkan air minum dari botol plastik yang dipanaskan adalah salah satu dari penampilan mereka, saya telah menemukan bukti tidak mengkonfirmasikan secara eksplisit bahwa kanker berasal dari botol air.

Melakukan sebuah peringatan terhadap air minum dari botol air panas dalam menerbitkan sebuah pernyataan. Penyebab penyakit itu sendiri. Sebuah studi Eropa baru, menimbulkan keprihatinan tentang keselamatan memakai botol air, yang saat ini dianggap sebagai aman oleh FDA dan badan kesehatan pemerintah lain. Para peneliti di Jerman menemukan bukti buatan manusia seperti estrogen senyawa pencucian ke dalam air yang dikemas dalam botol polyethylene terephthalate (PET).

Jenis zat, dikenal sebagai “endokrin pengganggu,” memiliki potensi untuk mengganggu estrogen dan hormon lain seperti reproduksi dalam tubuh manusia. Dengan ini mengatakan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah, hal ini menimbulkan risiko kesehatan sebenarnya kepada manusia.

Melakukan Pencucian Kimia

Sebuah studi melakukan penelitian pada air yang disimpan dalam botol PET untuk jangka waktu (empat minggu) pada suhu sampai 158 derajat Fahrenheit yang relatif lama ditemukan bahwa tingkat bahan kimia BPA dan Antimon, karsinogen, secara bertahap . Meskipun hanya satu merek dari 16 yang diuji menghasilkan jumlah bahan kimia yang melebihi standar keselamatan. Kata peneliti lain diperlukan pengujian untuk memastikan keamanan produk. Meski botol air plastik tersebut terbuat dari polyethylene terephthalate, bahan yang digunakan untuk banyak kemasan makanan dan minuman ringan dan anti-pecah, tapi bila terpapar oleh panas akan melepaskan zat kimia berbahaya.

Beberapa ahli mengatakan senyawa tersebut dapat mempengaruhi tingkat hormon yang dapat memicu risiko kesehatan. Hasil yang rekomendasi ditemukan dalam Food and Drug Administration (FDA), saat ini air kemasan mengandung bisphenol A (BPA) yang aman. BPA adalah zat yang disinyalir dapat memicu karsinogenik.

Beberapa ahli mengatakan senyawa tersebut dapat mempengaruhi tingkat hormon yang dapat memicu risiko kesehatan. Jika Anda menyimpan air cukup lama, sebaiknya gunakan untuk menyiram tanaman. Saat Anda menemukan air kemasan tertinggal di dalam mobil yang sebaiknya Anda lakukan adalah membuangnya atau menggunakannya untuk menyiram tanaman. Jangan diminum! Berbahaya bagi tubuh.

Jadi ada baiknya Anda meminimalisir penggunaan minuman mineral botol dan memakai tempat minum lain yang lebih aman. Bawa air dari rumah juga bisa membuat kesehatan lebih terjaga, selain juga hemat. Botol plastik lebih lama diurai oleh alam dan menjadi bagian dari masalah pencemaran lingkungan yang kini makin parah saja terjadi. Mengurangi pemakaian botol plastik akan jauh lebih aman dan sehat.

Mulai sekarang jangan pakai lagi, gunakan botol air plastik secara berulang-ulang. Semoga informasi ini bermanfaat.