Hati-hati, Penyakit Ini Mengincar Para Penulis dan Gitaris!

Hati-hati, Penyakit Ini Mengincar Para Penulis dan Gitaris!

Tangan adalah salah satu bagian tubuh kita yang cukup penting keberadaannya. Meski ada orang-orang yang dikaruniai ‘keajaiban‘ mampu beraktivitas dengan baik meski tak memiliki tangan yang utuh, tapi bagi kita yang hidup normal, kedua tangan kita adalah aset yang begitu berharga bukan?

Sayangnya, banyaknya aktivitas yang dilakukan menggunakan tangan (dan juga lengan), membuat kita rentan mengalami cedera. Salah satu cedera yang cukup parah dan sering dialami para pekerja kantoran, musisi dan pemain basket adalah Carpal Tunnel Syndrome atau CTS.

Apa sih Carpal Tunnel Syndrome itu?

CTS adalah rasa nyeri yang diakibatkan karena saraf tengah yang terjepit atau tertekan pada bagian pergelangan tangan (median nerve). Carpal, berasal dari kata carpus yang artinya pergelangan. Carpal tunnel syndrome adalah penyakit yang mempengaruhi pergelangan tangan dan tangan. Saraf yang mengontrol indra perasa dan pergerakan di dalam pergelangan tangan dan tangan yang terkena sindrom carpal tunnel disebut saraf median.

Saraf yang terdapat pada bagian pergelangan tangan disebut carpal tunnel. Carpal tunnel syndrome mungkin menyebabkan kesemutan atau mati rasa pada tangan dan pergelangan atau rasa sakit yang menusuk seperti jarum suntik di sepanjang pada pergelangan tangan dan sampai lengan atas.

Dalam istilah medis, carpus mengacu pada delapan tulang kecil yang letaknya sejajar di pergelangan tangan, dalam dua jalur yang mana menghubungkan lengan dengan tangan. Tunnel atau ‘lorong’ yang dimaksud adalah jalan bagi sembilan tendon dan satu saraf yang terletak di tengah-tengah.

Carpal tunnel syndrome seringnya diderita oleh orang-orang dengan pekerjaan tertentu misalnya pencatat, kasir, tukang daging dan petugas kebersihan. Penyakit ini dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko.

Tanda-tanda & Gejala

Anda mungkin memiliki Carpal Tunnel Syndrome jika Anda mengalami gejala berikut:

  • Kesemutan
  • Mati rasa
  • Kelemahan
  • Nyeri
  • Kekakuan

Penurunan kekuatan dan genggaman gejala ini, yang bisa sedang atau berat, dapat membuat gerakan tangan sederhana menjadi sulit. Jika tidak diobati, kondisi dapat membuat kegiatan sehari-hari seperti memegang sisir atau sikat gigi sangat menyakitkan.

Atrofi – Gejala ini ditandai dengan otot ibu jari menjadi lebih kecil dan lebih lemah. Gejala-gejala ini biasanya dirasakan di lengan, terutama antara tangan dan siku, serta ibu jari, jari telunjuk, jari tengah, dan setengah dari jari manis. Gejala juga bisa menjadi lebih buruk ketika Anda menggunakan tangan atau pergelangan tangan seperti ketika mencengkeram benda.

Salah satu indikasi yang pasti adalah ketika Anda memiliki masalah dengan jari lain yang tidak Anda rasakan di jari kelingking, hal ini karena saraf yang berbeda mengontrol sensasi rasa pada jari kelingking. Ini mungkin berarti bahwa hanya saraf median yang terkena, dan oleh karena itu, menghilangkan penyebab lain pada gejala Anda.

Gejala ini biasanya menjadi lebih jelas pada malam hari dan dapat menghilang sementara ketika Anda menjabat tangan. Carpal tunnel menyebabkan nyeri, kesemutan, mati rasa, dan daya genggam yang lemah (cenderung menjatuhkan sesuatu) pada pergelangan tangan, tangan, dan jari-jari. Gejala sering meningkat jika tangan diputar atau digerakkan. Beberapa orang merasa tidak nyaman pada lengan atas dan bahu. Gejala sering memburuk pada malam hari dan dapat mengganggu tidur.

Penyebab CTS Beragam, Mulai dari Konsumsi Obat-obatan hingga Aktivitas Sehari-hari

Pada carpal tunnel syndrome, saluran menyempit karena pergelangan tangan membengkak. Saluran yang mengecil menekan saraf median, yang menyebabkan rasa nyeri dan gejala lainnya. Menggerakkan tangan dan pergelangan tangan berulang kali dengan cara yang sama, misalnya mengetik, menulis, dan menggunakan mouse komputer, bisa menyebabkan carpal tunnel syndrome.

Beberapa penyakit, misalnya kelainan otot dan tulang, kekurangan tiroid (hipotiroid) dan diabetes, juga dapat meningkatkan risiko carpal tunnel syndrome. Carpal tunnel syndrome lebih umum terjadi pada wanita.

  • Kondisi seperti diabetes meningkatkan risiko kerusakan saraf, termasuk kerusakan saraf median.
  • Kondisi bengkak termasuk rheumatoid arthritis, bisa mempengaruhi tendon pergelangan tangan, meningkatkan tekanan pada saraf median.
  • Perubahan keseimbangan cairan tubuh.
  • Kondisi tertentu macam menopause, obesitas, kelainan tiroid, dan gagal ginjal, mungkin meningkatkan peluang terkena sindrom carpel tunnel.

Pengobatan terdiri dari dua tahap. Pertama adalah perubahan gaya hidup: berhenti melakukan hal apapun yang menyebabkan carpal tunnel syndrome. Hal ini mungkin sulit bagi yang bekerja, tapi bicarakan dengan bos Anda. Terkadang perubahan sederhana bisa membantu, misalnya menggunakan bantalan pergelangan tangan saat mengetik. Terapis fisik atau okupasi bisa menyarankan cara yang berbeda.

Tahap kedua adalah mengurangi tekanan pada saraf median. Obat, membebat pergelangan tangan, dan operasi biasanya digunakan. Saat terbaik untuk membebat pergelangan tangan adalah malam hari, tapi ada juga yang di siang hari. Pil bisa meredakan nyeri dalam jangka pendek dengan mengurangi radang. Obat juga bisa disuntik ke pergelangan tangan dan dapat membantu dalam waktu yang lebih lama. Operasi untuk memperluas ruang bagi saraf adalah cara terbaik untuk mengurangi tekanan saraf jika pengobatan lainnya tidak efektif.

Berikut ini akan membantu menjaga agar Carpal Tunnel Syndrome menjauh:

  1. Hindari kegiatan yang membebani tangan Anda, jari-jari, dan pergelangan tangan Anda secara terus menerus atau untuk waktu yang lama pada suatu waktu.
  2. Latih tangan dan lengan untuk menjaga otot-otot tetap kuat dan lentur.
  3. Latihan menggunakan tangan dan pergelangan tangan dengan cara menyebarkan tekanan secara merata
  4. Hindari menekuk atau memutar pergelangan tangan untuk waktu yang lama.
  5. Beralih posisi ketika Anda bekerja.
  6. Beristirahat sejenak.
  7. Pertahankan sikap tubuh yang tepat.
  8. Jika pekerjaan Anda mengharuskan kegiatan yang dapat membebani tangan dan pergelangan tangan Anda,
  9. periksa ergonomik (rancangan sistem kerja) ruang kerja Anda dan terapkan perubahan yang diperlukan.

Karena Carpal Tunnel Syndrome adalah masalah dengan saraf di pergelangan tangan, hal itu dianggap sebagai kondisi ortopedi. Ortopedi adalah cabang kedokteran yang berhubungan dengan masalah tulang, otot, sendi, tendon, ligamen, dan saraf.

Pada beberapa kasus, CTS juga ditemukan pada pasien-pasien yang mengkonsumsi obat-obatan seperti phenytoin untuk epilepsi. Obat-obatan seperti ini dapat menekan saraf dari luar yang menyebabkan CTS.

Zaman sekarang, banyak ditemukan penderita CTS adalah mereka yang banyak mengetik di komputer. Cedera ini juga umum dialami mereka yang melakukan gerakan repetisi atau berulang-ulang, misalnya gitaris atau pemain basket. Penggunaan tangan yang berlebihan ini menyebabkan tendonitis (jaringan tendon) menjadi robek.

Bagaimana sih ciri-ciri CTS?

Mereka yang mengalami CTS akan merasakan sakit luar biasa, mirip sensasi ditusuk-tusuk jarum pada tangan yang cedera. Selain itu, penderitanya merasa kebas dan mati rasa. Pada tingkatan lanjut, penderita juga akan merasa genggamannya melemah.

Nah, jika kamu merasa dalam sehari sudah terlalu banyak mengetik atau melakukan aktivitas yang berulang menggunakan tangan, gak ada salahnya kamu mengistirahatkan tanganmu setidaknya 30-45 menit. Jika menemukan rasa tak nyaman dan kejanggalan pada tanganmu, segera konsultasikan pada dokter ya, supaya diberikan penanganan yang terbaik.